SELAMAT ULANG TAHUN KORPS PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA (KORPRI) YANG KE - 40
SEMOGA LEBIH MENINGKATKAN PERANANNYA DALAM MELAYANI MASYARAKAT


KELUARGA BESAR PENGADILAN AGAMA TEGAL TURUT BERBELA SUNGKAWA ATAS MENINGGALNYA Drs. H. SUYUTHIE, SH MH / KETUA PA TEGAL PADA HARI JUM'AT 02 DESEMBER 2011 PUKUL 19.15 WIB DI DEMAK SEMOGA ALMARHUM DIAMPUNI SEGALA DOSA DAN DITERIMA SEGALA AMAL IBADAHNYA AMIEN YA RABBAL ALAMIEN


 

Waktu Sholat Untuk Wilayah Tegal & Sekitarnya :



English Dutch Arabic

Artikel Terkini

Powered by JoomlaGadgets

HALAL BI HALAL KELUARGA BESAR PENGADILAN AGAMA TEGAL PADA JUMAT 9 SEPTEMBER 2011 DI AULA UTAMA JAM 09.00 WIB s.d Selesai
Hak-hak Pencari Keadilan PDF Cetak Surel
Ditulis oleh billy   
Kamis, 17 Februari 2011 09:00

HAK-HAK PENCARI KEADILAN

 

Hak-hak Masyarakat Pencari Keadilan

 

(Pasal 6 ayat 1 huruf c SK KMA-RI No. 144/KMA/SK/VIII/2007)

 

 

1.

Berhak memperoleh Bantuan Hukum

 

 

2.

Berhak perkaranya segera dimajukan ke pengadilan oleh Penuntut Umum

 

 

3.

Berhak segera diadili oleh Pengadilan

 

 

4.

Berhak mengetahui apa yang disangkakan kepadanya pada awal pemeriksaan.

 

 

5.

Berhak mengetahui apa yang disangkakan kepadanya dalam bahasa yang dimengerti olehnya.

 

 

6.

Berhak memberikan keterangan secara bebas dihadapan hakim.

 

 

7.

Berhak mendapatkan bantuan juru bahasa/penerjemah jika tidak paham bahasa Indonesia.

 

 

8.

Berhak memilih penasehat hukumnya sendiri.

 

 

9.

Berhak menghubungi penasehat hukumnya sesuai dengan ketentuan undang-undang.

 

 

10.

Bagi orang asing berhak menghubungi/berbicara dengan perwakilan negaranya dalam menghadapi proses persidangan.

 

 

11.

Berhak menghubungi/menerima kunjungan dokter pribadinya dalam hal terdakwa ditahan.

 

 

12.

Berhak mengetahui tentang penahanan atas dirinya oleh pejabat yang berwenang.

 

 

13.

Berhak menghubungi/menerima kunjungan keluarga untuk mendapatkan jaminan penangguhan penahanan atau mendapatkan bantuan hukum.

 

 

14.

Berhak menghubungi/menerima orang lain yang tidak berhubungan dengan perkaranya untuk kepentingan pekerjaan atau kepentingan keluarganya.

 

 

15.

Berhak mengirim/menerima surat ke/dari Penasehat hukumnya atau keluarganya setiap kali diperlukan olehnya.

 

 

16.

Berhak menghubungi / menerima kunjungan rohaniawan.

 

 

17.

Berhak diadili dalam sidang yang terbuka untuk umum.

 

 

18.

Berhak untuk mengajukan saksi atau saksi ahli yang menguntungkan bagi dirinya.

 

 

19.

Berhak segera menerima atau menolak putusan.

 

 

20.

Berhak minta banding atas putusan pengadilan, dalam waktu yang ditentukan undang-undang, kecuali terhadap putusan bebas, lepas dari segala tuntutan hukum, dan putusan dalam acara cepat.

 

 

21.

Berhak untuk mencabut atas pernyataanya menerima atau menolak putusan dalam waktu yang ditentukan undang-undang.

 

 

22.

Berhak mempelajari putusan sebelum menyatakan menerima atau menolak putusan dalam waktu yang ditentukan undang-undang.

 

 

23.

Berhak menuntut ganti rugi dan rehabilitasi sebagaimana diatur dalam pasal 95 KUHAP.

 

(Pasal 50 s/d 68 dan pasal 196 uu no.8 tahun 1981 tentang KUHAP

Terakhir Diperbaharui pada Kamis, 17 Februari 2011 09:07